Sunday, January 24, 2021

Download buku standar perencanaan tapak pdf

Download buku standar perencanaan tapak pdf
Uploader:Rosanna101
Date Added:28.01.2019
File Size:49.69 Mb
Operating Systems:Windows NT/2000/XP/2003/2003/7/8/10 MacOS 10/X
Downloads:43544
Price:Free* [*Free Regsitration Required]





Online download: Download buku standar perencanaan tapak pdf


mata kuliah perencanaan tapak rancangan kegiatan pembelajaran (silabus, sap, model evaluasi, materi perkuliahan) mata kuliah perencanaan tapak dosen pengampu drs. dadang ahdiat, msa. lucy yosita, st. mt. adi ardiansyah, blogger.com mt. program studi pendidikan . standar konstruksi sambungan tenaga listrik buku 2 lampiran keputusan direksi pt pln (persero) nomor: k/dir/ tanggal: 11 agustus pt pln (persero) tahun 1. Menilai dan mengevaluasi kondisi tapak, baik positif dan negatif 2. Merencanakan tatanan fisik fasilitas/ fungsi/ bangunan dalam tapak: pengolahan tapak (land development) dan sistem utilitas tapak-Site entrance, sistem dan konfigurasi sirkulasi - posisi, komposisi, orientasi, dan konfigurasi massa dan ruang terbuka tujuan analisis tapak.




download buku standar perencanaan tapak pdf


Download buku standar perencanaan tapak pdf


This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form, download buku standar perencanaan tapak pdf. Report DMCA. Home current Explore. Words: 15, Pages: Preview Full text. Kolektor Sekunder Bulusan — Meteseh Lokal Sekunder Meteseh — Rowosari Lokal Sekunder Jl. Bukit Kencana Jaya Lingkungan Permukiman Dalam suatu lingkungan permukiman dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan yang terstruktur.


Prasarana lingkungan adalah kelengkapan dasar fisik lingkungan yang memungkinkan lingkungan permukiman dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sedangkan sarana lingkungan adalah fasilitas penunjang yang memiliki fungsi untuk penyelenggaraan dan pengembangan kehidupan ekonomi, sosial, serta budaya UU No 4 Tahun Dalam perkembangannya, peningkatan jumlah penduduk memberikan dampak besar terhadap kebutuhan permukiman sebagai fungsi hunian tempat tinggal.


Pemenuhan kebutuhan permukiman tersebut diwujudkan melalui pembangunan kawasan permukiman skala besar yang terencana secara menyeluruh dan terpadu, artinya mampu menciptakan kawasan permukiman yang tersusun atas satuan-satuan lingkungan permukiman serta mengintegrasikan secara terpadu dan meningkatkan kualitas lingkungan perumahan yang telah ada di dalam atau sekitarnya. Karakteristik kawasan permukiman terbagi dalam karakteristik permukiman terencana dan permukiman tidak terencana. Karakteristik permukiman terencana diantaranya terlihat dari pola permukiman cenderung teratur, sebagian besar rumah secara teratur menghadap ke arah kerangka jalan, serta sebagian besar terdiri dari bangunan permanen, berdinding tembok, dan dilengkapi dengan penerangan listrik.


Kerangka jalannya pun ditata secara bertingkat mulai dari jalan raya, download buku standar perencanaan tapak pdf, penghubung hingga jalan lingkungan. Sedangkan karakteristik permukiman tidak terencana ditandai dengan ketidakteraturan bentuk fisik rumah dan pola permukimannya cenderung berkelompok membentuk perkampungan Winda dan Mulyana, Pada perencanaan tapak ini, lokasi pengembangan permukiman yang diambil adalah bagian dari Kelurahan Meteseh.


Pada pasal 14 Perda No 7 Tahunpenentuan ruang untuk Kelurahan Meteseh diantaranya sebagai kawasan permukiman, campuran perdagangan, jasa, dan permukiman, perdagangan dan jasa, serta fasilitas umum. Berdasarkan peraturan tersebut jika dilihat dari tata guna lahan wilayah perencanaan tapak, penggunaan ruangnya diperuntukkan sebagai permukiman dan konservasi. Dengan persentase permukimannya yaitu 90 persen adalah permukiman terencana dan 10 persen 1 Page adalah permukiman tidak terencana.


Permukiman terencana memiliki karakteristik yaitu pola permukiman teratur dengan bangunan permanen serta rumah-rumah yang ada cenderung membentuk blok yang tertata dengan baik menurut kerangka jalan yang terbentuk. Sedangkan pada permukiman tidak terencana, pola permukiman cenderung tidak teratur dan berkelompok download buku standar perencanaan tapak pdf bangunan semi permanen.


Pertimbangan dalam pemilihan lokasi perencanaan tapak diantaranya dilihat dari aspek geologi seperti dominasi topografi yang datar, litologi tanah yaitu mediteran coklat tua yang memiliki tingkat produktifitas yang sedang sampai tinggi sehingga berpotensi dijadikan kawasan permukiman, dan jika dilihat dari bahaya geologinya tidak terdapat potensi bencana alam di Kelurahan Meteseh.


Potensi lainnya yaitu Kelurahan Meteseh memiliki fungsi kawasan sebagai kawasan budidaya yang notabene cocok dijadikan sebagai lahan terbangun seperti permukiman dan pembangunan fasilitas penunjang permukiman lainnya. Selain potensi juga terdapat permasalahan lingkungan di wilayah perencanaan tapak seperti kurangnya RTH yang berfungsi sebagai taman yang sekaligus menjadi tempat bermain, kurangnya pemanfaatan dari keberadaan sungai sebagai penambah nilai estetika suatu kawasan, serta belum terpenuhinya kebutuhan dalam pelayanan pengolahan sampah sehingga sebagian warga masih mengolah sampah dengan dibakar atau dibuang ke sungai.


Konsep eco-friendly merupakan salah satu pengembangan dari konsep eco-city. Konsep eco-friendly bertujuan untuk menciptakan kota baru yang ramah lingkungan dengan merevitalisasi bagian kota untuk meningkatkan pemanfaatan lahan sesuai dengan potensinya serta melakukan pembangunan yang seimbang artinya pembangunan yang memperhatikan carrying capacity, kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.


Permasalahan eksisting pada lokasi perencanaan tapak diantaranya permasalahan drainase dan persampahan. Permasalahan drainase yang ada adalah kurang kapasitas penampungan air hujan karena saluran drainase yang berfungsi kurang optimal dan juga lokasi perencanaan tapak memiliki topografi datar apabila dibandingkan dengan kawasan disekitarnya yang cenderung lebih tinggi.


Akibatnya terjadi genangan ketika curah hujan tinggi hingga mencapai 30 cm, sedangkan ketika hujan sedang genangan air mencapai 10 cm.


Permasalahan lain yaitu berkaitan dengan persampahan, belum adanya pengolahan sampah terpadu dimana sampah dipisahkan antara sampah organik dan anorganik, serta tidak terdapatnya bak sampah komunal pada setiap kompleks perumahan. Oleh karena itu, 2 Page perlu dilakukan perencanaan dalam pengembangan kawasan hunian terkait dengan segala aspek yang ada di dalamnya.


Permasalahan lingkungan tersebut dapat diselesaikan dengan konsep perencanaan tapak eco-friendly dimana mengutamakan lingkungan serta berkelanjutan lingkungan hidup, download buku standar perencanaan tapak pdf, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan di wilayah studi tersebut. Berikut adalah pohon permasalahan yang menggambarkan tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi pada wilayah perencanaan tapak, download buku standar perencanaan tapak pdf. Identifikasi dan justifikasi wilayah perencanaan tapak.


Menganalisis potensi dan permasalahan yang terdapat pada lokasi perencanaan tapak. Merencanakan konsep yang sesuai dengan potensi dan permasalahan yang ada. Melakukan analisis aktivitas dan analisis perhitungan kebutuhan ruang, analisis tapak, dan analisis penyediaan sarana dan prasarana kawasan. Menentukan zoning kawasan pada lokasi perencanaan tapak 3 Page 6, download buku standar perencanaan tapak pdf. Ruang Lingkup Ruang lingkup terbagi menjadi dua yaitu ruang lingkup wilayah dan ruang lingkup materi.


Wilayah Studi Makro Justifikasi pemilihan wilayah perencanaan tapak didasarkan pada beberapa indikator aspek fisik lingkungan seperti topografi, litologi tanah jenis tanahbahaya geologi, dan daya dukung lahan. Luas wilayah makro dari perencanaan tapak adalahHa. Fungsi kawasan ini sebagai kawasan budidaya yang cocok untuk dijadikan lahan terbangun.


Penggunaan lahan untuk lahan terbangun didukung dengan tidak adanya bahaya geologi pada Kelurahan Meteseh, selain itu jenis tanah yang ada didominasi oleh Mediteran Coklat Tua yang memiliki tingkat produktivitas sedang sampai tinggi dan memiliki tingkat kepekaan terhadapat erosi yang rendah.


Pada site eksisiting, berdasarkan Peraturan Daerah No 4 Tahun penggunaan lahan terdiri dari permukiman Deliniasi wilayah merupakan suatu proses pembatasan suatu wilayah. Secara geografis wilayah Kecamatan Tembalang terbagi dalam 2 kawasan yaitu kawasan atas dan kawasan bawah, dan lokasi Kelurahan Meteseh terletak di kawasan bawah Kecamatan Tembalang. Letak Kelurahan Meteseh tergolong cukup jauh dari jalan tol terdekat yaitu Tol Banyumanik, jaraknya sekitar 4 — 6 km2.


Wilayah Studi Mikro Justifikasi dalam pemilihan lokasi download buku standar perencanaan tapak pdf didasarkan pada beberapa indikator aspek fisik lingkungan seperti topografi, litologi tanah jenis tanahbahaya geologi, dan daya dukung lahan.


Luas wilayah dari perencanaan tapak adalah Ha. Kawasan ini difungsikan sebagai kawasan budidaya yang cocok untuk dijadikan lahan terbangun. Penggunaan lahan untuk lahan terbangun didukung dengan tidak adanya bahaya geologi pada wilayah perencanaan tapak, selain itu jenis tanah yang ada adalah Mediteran Coklat Tua yang memiliki tingkat produktivitas sedang sampai tinggi dan memiliki tingkat kepekaan terhadapat erosi yang rendah.


Pada site eksisiting, berdasarkan pada peta penggunaan lahan wilayah perencanaan tapak, penggunaan lahan terbagi menjadi 4 tata download buku standar perencanaan tapak pdf lahan diantaranya industri 1, Hapermukiman 36, Hasawah 26, Hadan tegalan 54, Ha. Deliniasi wilayah merupakan suatu proses pembatasan wilayah yang akan direncanakan.


Batas wilayah ini dideliniasi dengan cara mengikuti batas-batas alam, dimana dalam konteks ini sungai dijadikan sebagai batas alam dari wilayah perencanaan tapak. Analisis Aktivitas dan Kebutuhan Ruang Analisis ini merupakan analisis yang digunakan dalam merencanakan tapak disuatu wilayah berdasarkan aspek-aspek non-fisik lainnya. Dalam analisis ini mencakup analisis karakteristik aktivitas dan pengguna, analisis kebutuhan ruang atribut apa saja yang dibutuhkan masyarakat yang nantinya akan menggunakan perumahan inianalisis hubungan antar kelompok aktivitas dan analisis organisasi ruang.


Analisis Tapak Analisis tapak ini mencakup aspek-aspek yang terdapat dikondisi eksisting perencanaan tapak, dimana analisis ini akan digunakan dalam menganalisis kondisi lokasi tapak yang akan direncanakan. Analisis tapak mencakup analisis konstelasi wilayah analisis keterkaitan antara wilayah perencanaan tapak terhadap wilayah yang lebih makro, seperti Kecamatan Tembalang ataupun Kelurahan Metesehanalisis lingkungan, analisis topografi, analisis aksesibilitas, analisis kebisingan, analisis drainase, analisis vegetasi, analisis view, analisis arah angin dan lintasan matahari, dan analisis zoning kawasan C.


Analisis Penyediaan Infrastruktur Infrastruktur adalah salah satu download buku standar perencanaan tapak pdf yang menjadi kunci dalam berkembangnya suatu kawasan dan sebagai penunjang aktivitas dalam ruang.


Analisis ini digunakan untuk menganalisis penyediaan infrastruktur di lokasi perencanaan tapak, seperti analisis jaringan jalan, analisis jaringan listrik, analisis jaringan air bersih, analisis jaringan telekomunikasi, analisis pengelolaan sampah, analisis sanitasi, dan analisis drainase.


Analisis Siteplan Kawasan Analisis ini terdiri dari rancangan siteplan yang dibagi zona-zona dengan skala 1 : Analisis per-zona kawasan merupakan analisis untuk tiap-tiap zona yang telah dibagi sebelumnya diperencanaan tapak.


Analisis ini terdiri dari analisis aktivitas zona, dimana analisis ini menjabarkan aktivitas apa saja yang nantinya terdapat di tiap-tiap zona perencanaan tapak. Selanjutnya adalah analisis kebutuhan ruang zona analisis mengenai kebutuhan ruang untuk tiap zona-zona yang telah dibagi, seperti zona hunian yang terdiri dari zona hunian dengan kapling besar, sedang, dan rendah serta zona ruang terbuka dengan lapangan, taman dan sebagainya.


Analisis site plan zona kawasan perencanaan tapak dan yang terakhir adalah analisis kelebihan dan kekurangan desain tapak. Batas-batas alam seperti sungai Meteseh 2. Jenis tanah Mediteran Coklat Tua produktivitas sedang-tinggi 3. Tidak terdapat bahaya geologi 4. Perancangan sebuah kawasan permukiman sudah selayaknya memperhatikan pemenuhan kebutuhan pemukim baik yang berupa kebutuhan fisik maupun non-fisik. Sejalan dengan pemenuhan kebutuhan tersebut, keberlanjutan dari suatu kawasan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan perancangan.


Menurut Farrsebuah perkotaan yang sustainable memiliki lima atribut yaitu Definisi definitionKekompakan compactnessKelengkapan completenessKeterhubungan connectedness dan Biophilia. Lima kriteria tersebut dapat dijawab melalui konsep neighborhood unit definition, compactness, completeness dan connectedness serta konsep permukiman eco-friendly definition, Biophilia. Teori tersebut pada awalnya merupakan pengembangan dari ide untuk meratakan distribusi taman bermain sebagai respon dari meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi yang menyebabkan tingkat korban kecelakaan lalu lintas menjadi lebih dari satu anak per hari.


Clarence Perry mengajukan konsep lingkungan sebagai sebuah pulau tersendiri ditengah kepadatan lalu-lintas kendaraan yang menghindarkan anak-anak maupun orang dewasa dari bahaya lalu-lintas ketika menuju taman bermain maupun fasilitas terdekat. Sehingga lingkungan yang ideal adalah lingkungan merangkum fasilitas dan kondisi yang diperlukan oleh keluarga atau penghuninya bagi kenikmatan dan kewajaran hidup disekitar rumah mereka.


Beberapa prinsip dalam merencanakan sebuah neighborhood Rohe dan Gates, : 1. Size Ukuranpembangunan sebuah lingungan permukiman harus memperhatikan ukuran populasi tertentu. Open Space Ruang Terbukaharus tersedia ruang terbuka yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat download buku standar perencanaan tapak pdf bermukim pada lingkungan tersebut. Institution Sites Area-area Institusiperlu disediakannya fasilitas-fasilitas sosial dan umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Letaknya ditempatkan pada pusat secara berkelompok. Local Shops Pertokoan Setempatpenempatannya diletakkan di sekitar permukiman dan lebih baik pada daerah sekitar pertemuan lalu-lintas. Internal Street System Sistem Jalan Internalsetiap unit memiliki sistem jalan khusus yang disesuaikan dengan beban lalu lintas dan dirancang untuk memudahkan sirkulasi dalam lingkungan tersebut.


Adapun kesimpulan oleh Jerrold R. Allairemengatakan bahwa enam prinsip dasarnya adalah: 1. Arteri utama dan rute lalu download buku standar perencanaan tapak pdf tidak melewati lingkungan perumahan. Sebaliknya, jalan-jalan ini harus menjadi batas-batas lingkungan.


Pola jalan interior harus dirancang dan dibangun melalui penggunaan cul-de-sac, tata letak melengkung dan light duty surfacing sehingga dapat mendukung keamanan, ketenangan, gerakan lalu lintas volume rendah dan pelestarian suasana perumahan. Populasi lingkungan harus memenuhi ambang batas untuk mendukung download buku standar perencanaan tapak pdf sekolah dasar SD.


Ketika Perry merumuskan teorinya, standar tersebut merupakan 5. Titik fokus lingkungan harus sekolah dasar yang terletak di pusat pada zona kegiatan umum atau ruang hijau, bersama dengan lembaga lain yang melayani daerah di dalam batas-batas lingkungan. Jari-jari lingkungan harus maksimal seperempat mil ± 0,4 kmsehingga tidak menyebabkan perjalanan lebih dari jarak tersebut untuk anak sekolah dasar.


WIlayah perbelanjaan harus diletakkan di tepi lingkungan, sebaiknya di persimpangan jalan download buku standar perencanaan tapak pdf. Keenam prinsip dasar tersebut dapat dilihat pada gambar ilustrasi yang dibuat oleh Clarence A.


Penitik-beratan konsep tersebut terletak pada upaya pelestarian serta keberlanjutan lingkungan. Konsep eco-friendly yang diterapkan merupakan pendekatan dari konsep kota ekologis eco-city.


Read More





CARA DOWNLOAD BUKU PDF GRATIS DI PDF DRIVE

, time: 8:46







Download buku standar perencanaan tapak pdf


download buku standar perencanaan tapak pdf

standar konstruksi sambungan tenaga listrik buku 2 lampiran keputusan direksi pt pln (persero) nomor: k/dir/ tanggal: 11 agustus pt pln (persero) tahun 1. Menilai dan mengevaluasi kondisi tapak, baik positif dan negatif 2. Merencanakan tatanan fisik fasilitas/ fungsi/ bangunan dalam tapak: pengolahan tapak (land development) dan sistem utilitas tapak-Site entrance, sistem dan konfigurasi sirkulasi - posisi, komposisi, orientasi, dan konfigurasi massa dan ruang terbuka tujuan analisis tapak. perencanaan wilayah dan kota perencanaan tapak 7 f. Analisis Aspek Sirkulasi, Pencapaian dan Pintu Masuk/Entrance Tapak Analisis sirkulasi digunakan untuk mengetahui akses keluar masuk dalam kawasan site maupun menghubungkan site yang satu dengan site lainnya serta mengetahui sirkulasi kendaraan untuk roda 4, roda 2 maupun pejalan kaki.






No comments:

Post a Comment